Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti misykat yg di dlmnya ada pelita besar. Pelita itu di dlm kaca (&) kaca itu seakan-akan bintang (yg bercahaya) seperti mutiara, yg dinyalakan dgn minyak dari pohon yg banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yg tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) & tidak pula di sebelah barat (nya), yg minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis)[QS. An-Nur: 35]
Jabir bin Abdullah pernah bertanya kepada Nabi (saaw): “Apakah yg pertama kali diciptakan Allah sebelum segala sesuatu?” Maka Nabi (saaw) menjawab: “Hal yg pertamakali Allah ciptakan adalah cahaya Nabimu (saaw)“